Oleh Yulian Anwar
Ribuan pekerja dan pemimpin serikat buruh mengadakan aksi unjuk rasa dengan berjalan sambil mengutuk ketamakan para pelaku bursa Wall Street pada Hari Buruh Dunia 1 Mei 2010 lalu. Kemarahan para pekerja tersebut dipicu banyaknya PHK dalam beberapa tahun terakhir ini. Terutama saat krisis ekonomi Amerika Serikat memuncak beberapa tahun lalu.
Kehilangan pekerjaan menghancurkan kehidupan para pekerja yang melakukan long march di jalan-jalan utama New York. Mereka menunjukkan sikap anti-Wall Street sejak krisis kredit dimulai di New York akibat ketamakan para pelaku di bursa dunia tersebut.
Lalu lintas berhenti dan macet di sekitar distrik keuangan tersebut sebagai akibat aksi massa yang menutup jalan-jalan. Mereka menuntut jawaban dari sumber masalah yaitu para pengelola bank. Jalan-jalan disekitar Wall Street penuh dan padat orang-orang yang meneriakkan yel-yel mengecam Wall Street.
Ribuan demontran New York City mewakili jutaan pekerja di seluruh Amerika Serikat. Mereka memiliki rasa kemarahan yang sama sebagai sebuah sentimen yang telah mencapai puncaknya di Amerika Serikat. Dengan tuntutan yang keras dan tegas para pengunjuk rasa tersebut ingin mengakhiri kekacauan di Wall Street. BACA LANJUTANNYA
Rabu, 05 Mei 2010
Warga Amerika Serikat Mengutuk Ketamakan Wall Street
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)









0 komentar:
Poskan Komentar